Kesetiaan laki-laki

February 7, 2007

Setiaa…. hmmmm..

Daripada ngomongin banjiirr, yg jelas2 bikin bete’ binti sedih… Gw pengen aja ngebahas tentang Kesetiaan laki-laki.. (padahal jelas, nih masalah.. kadang bikin bete juga sih.. :p :p )

@ Ada yg berpendapat..:

Kesetiaan adalah nilai perempuan. Kesetiaan untuk laki-laki, ia diberikan begitu banyak ruang toleransi.
Kenyataan telah memberikan banyak bukti. .
Kisah Ramayana telah membiarkan seorang Shinta menerjunkan diri ke tengah kobaran api demi sebuah pembuktian kesucian dan kesetiaan.
Epos Mahabrata dengan sangat diametral membiarkan Sembadra setia sedangkan Arjuna selalu mencari cinta pada banyak wanita.

Seorang janda juga tidak mudah mengganti suaminya yang telah tiada atas nama setia dan barangkali keberatan anak-anaknya.

Anehnya, seorang duda dianggap biasa-biasa saja bila ia ingin cepat-cepat mendapatkan istri baru, bahkan yang lebih muda. Islam, agamaku mengharuskan perempuan yang menjadi janda menunggu sampai 3 kali masa suci sebelum ia bersiap menerima pinangan lagi. Laki-laki? Bahkan ia boleh menikah di sore hari bila sang istri meninggal diwaktu pagi.
Mengapa? Apakah laki-laki tidak berbakat setia? Apakah kodrat telah menjadikan laki-laki lebih mudah berpindah kelain hati? Ataukah memang laki-laki secara biologis dan psikologis lebih membutuhkan kehadiran pasangan jenisnya? Atau segala alasan diatas memang disediakan menjadi milik laki=laki dari Sang Kuasa?

@ Ada juga yg berpendapat…:

kesetiaan itu bukan bentuk pengorbanan, tapi yang lebih pantas adalah bentuk pelayanan…..

kesetiaan bukan masalah gender, kita bisa tetap setia, tapi tanpa harus menganiaya diri sendiri,….
seorang suami misalnya bisa tetap setia kepada istrinya yang telah meninggal dengan mendoakannya dan mendidik anak2 hasil pernikahan mereka dulu, tapi dia tetap melanjutkan hidupnya dengan wanita lain, karena memang ia butuh pendamping uintuk menentramkan batinnya……

itulah ytang dinamakan kesetiaan: tetap memuat unsur keadilan………
apakah kesetiaan berarti tidak menikah lagi setelah ditinggal mati, padahal hidup terus berjalan dan ujian hidup berganti-ganti?

apakah kesetiaan adalah janji?
janji bukan lah kesetiaan, janji menyangkut komitmen dan rencana, komitmen menyangkut harapan, harapan menyangkut keinginan-keinginan, maka janji bisa berarti keinginan-keinginan, jika kesetiaan adalah janji, maka kesetiaan bermakna belenggu??
bukankah kesetiaan bukanlah belenggu???


at last….
cinta seorang perempuan ibarat kuku di jari. terlihat kecil, tetapi meski ia dipotong habis, ia akan terus tumbuh. sedangkan cinta seorang laki-laki ibarat gunung merapi. suatu ketika ia akan melindungi, tetapi suatu ketika ia juga akan meletuskan lahar panas yang menghancurkan semuanya…


Fiuuuhh legaaaa….

Advertisement

12 Responses to “Kesetiaan laki-laki”

  1. pyuriko Says:

    Dan menurut laki2, setia itu = Selingkuh Tiada Akhir hehehehehe…..

    Jadi agak susah yaa Mba, mencari laki2 yg setia itu :(

  2. :: N :: Says:

    Ya ya ya. Buat cowok-cowok ayooo belajar untuk setia *lariiii mbok ada yg protes.

  3. crushdew Says:

    kesetiaan? suatu yang ga terbeli..mungkin ituh ajah…

  4. elge Says:

    sori gw laki2:
    kok kaum ane kayaknya jadi tersangka mulu sih soal setia ato nggak setia..
    sori, gini aja deh…
    ada yang kelupaan kale..
    yaitu soal takdir, ibadah dan tujuan idup itu sendiri
    so jangan takut……
    maju trusssss….
    ……………………..
    halah……gubraks…he..he..he..

  5. hadie Says:

    Gak bisa go by gender!! basically batas kesetiaan tidak diukur dari gender atau dari apapun… semuanya terletak pada masing2 kepribadian… saling percaya harus bener ada, kalo tidak susah dipertahankan. challengenya adalah gimana mo bilang ‘percaya’! klo belom kenal… jika sudah saling kenal jauh2 hari… itupun, consider, manusia bisa berubah. tidak ada rumus 100% percaya… Tapi minimal Percaya itu Harus mutlak ada… Yakin ato tidak setiap orang/manusia memeiliki sifat Terpercaya yg bisa diminta pertanggungjawabannya.

  6. hery Says:

    Bukannya gw bela kaumku, tapi untuk saat ini kesetiaanku masih baek kok (narsis aku) hihihi

  7. angin-berbisik Says:

    Aku…masih disini….untuk setia….*nyanyi ala pongky*

  8. Iman Brotoseno Says:

    dulu ada lagu..tidak semua laki laki…
    sepertinya bukan masalah gender, apalagi jaman edan seperti sekarang, he he..

  9. Wish_I'm_Carmen Says:

    JAdi Kesimpulan’nya:

    @LAki2, cenderuung lebih bakat untuk selingkuh.. :p (piiiss..)

    @Perempuan, cenderung lebih setia.. Tapi, kalo selingkuh.. ternyata lebih heboh daripada laki.. (innocent’nya itu loh.. ga ada yg ngalahin.. hehe..)

  10. Rey Says:

    Laki2 itu makhluk yg kuat fisiknya tapi rapuh jiwanya. Jadi mereka selalu butuh kehadiran perempuan (nyambung gak sih nih…?) :D

  11. putri_angga Says:

    hmmmm… setia yahhhh??

    aku sedang belajar setia juga sihhh,,, tapi yaaa kalo kita berharap sama manusia (baca:cowok) emang banyak kecewanya juga sihhh…

    setia sama Allah… heheheh pasti gak bakalan kecewa. (hayyyahhh)

    makanya mbak,,, punya cadangan…. jadi kalo kita dikhianatin, ada yang lain heheheh…
    itu bukan contoh kesetiaan yang baik…. heheheh
    abis, daripada dikhianatin duluan?

  12. maya Says:

    ada yang bilang katanya setia itu kalo kita bisa memaafkan dan tetap bersama dng orang yg mengkhianati kita?…mmm… :-?


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.